banner 700x256

Dalam Rangka Memperingati HMPI, Bulan Menanam Nasional dan Menyambut Peringatan Hari Ibu, DLH Kabupaten Kediri Gelar Penghijauan

banner 120x600
banner 336x280

Kediri – News PATROLI.COM – 

Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar acara penghijauan penanaman pohon dalam memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), Bulan Menanam Nasional dan Menyambut Peringatan Hari Ibu, di bantaran Sungai Dermo di Desa Semanding, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Kamis (7/12/2023).

Dalam acara tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito, Kepala DLH Putut Agung Subekti, Kadis Pariwisata Adi Suwignyo, Ketua Dharma Wanita Persatuan, Gabungan Organisasi Wanita, Perwakilan Bayangkari, Perwakilan Persit Candrakirana, Camat Pagu beserta Forkopimcam, Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Kediri, Ketua TP PKK Desa Se-Kecamatan Pagu, Kepala Desa Semanding dan para tamu undangan.

Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito Dalam sambutannya mengucapkan terima kasih, karena berkesempatan bertemu pada kegiatan penghijauan dalam rangka peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia, Bulan Menanam Nasional sekaligus menyambut peringatan Hari Ibu Kabupaten Kediri Tahun 2023 dalam keadaan sehat wal’afiat.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa terjadinya musim kemarau dan penghujan yang tidak dapat diprediksi, ancaman bencana hidrometreologi, rusaknya sumber daya alam dan menurunnya kualitas kesehatan masyarakat merupakan dampak dari perubahan iklim yang salah satunya disebabkan oleh pemanasan global. Salah satu solusi untuk menguranginya adalah melalui penghijauan lingkungan  sekitar kita. Selain mengurangi polusi udara, penanaman pohon juga dapat meminimalisir erosi tanah, mengurangi tingkat kebisingan, serta memberikan tempat kehidupan baru bagi berbagai jenis fauna”, ucap Ketua TP PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito

Dalam kesempatan ini Eriani mengajak seluruh Perempuan di Kabupaten Kediri untuk melaksanakan “gerakan cinta menanam dan memelihara pohon”.

“Pada momentum peringatan Hari Menanam pohon Indonesia (HMPI), Bulan Menanam Nasional dan menyambut peringatan Hari Ibu Tahun 2023 ini saya mengajak seluruh Perempuan di Kabupaten Kediri untuk melaksanakan “gerakan cinta menanam dan memelihara pohon”. Hal ini merupakan salah satu langkah nyata kita mewujudkan lingkungan yang lebih hijau dan lestari di Kabupaten Kediri. Melalui kegiatan ini, saya berharap akan tercipta kesadaran kolektif dan komitmen bersama untuk merawat dan melestarikan lingkungan hidup agar tetap lestari bagi generasi mendatang.” Ucapnya.

“Semoga kegiatan penghijauan ini menjadi momentum kita bersama untuk memperbaiki dan menciptakan kondisi lingkungan sekitar tempat tinggal kita menjadi lebih hijau, teduh dan indah,” Harapnya.

Dalam Rangka Memperingati HMPI, Bulan Menanam Nasional dan Menyambut Peringatan Hari Ibu, DLH Kabupaten Kediri Gelar Penghijauan

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri, Putut Agung Subekti, menyampaikan bahwa kegiatan penghijauan Tahun 2023, kali ini sengaja melibatkan ibu-ibu dan kaum perempuan karena juga bertepatan menyambut hari Ibu.

“Secara serentak di tahun 2023 kami telah menanam hampir 27.500 bibit tersebar di berbagai titik. Kegiatan baik itu perlindungan sumber mata air, pencegahan tanah longsor, kemudian penghijauan. 500 bibit diantaranya ditanam di desa semanding,” ujarnya.

Ditambahkan Putut, tujuan penghijauan untuk konservasi, kebetulan di lokasi ini Sungai Dermo desa Semanding usai dinormalisasi. Pihak desa juga berinisiasi menghijaukan di sepanjang bantaran Sungai Dermo. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR yang membidangi sungai.

“Pola tanam yang diusulkan pihak desa menghendaki kedepan akan dijadikan tempat yang rindang sebagai tempat wisata. Tepat di penghubung jalan yang ditanam Ketua TP PKK deretan tanaman Pule, samping kiri kanannya ditanam tanaman produktif seperti mangga gadung, nangka madu, dan sirsak,” imbuhnya.

Putut juga menghimbau bahwa dalam kegiatan penghijauan kali ini tidak hanya ditanam terus selesai. “Kita punya tanggungjawab untuk memelihara. Jadi pihak desa juga harus ikut merawat ini, jangan habis ditanam terus selesai. Dan ini momennya pas karena musim penghujan,” pungkasnya.

(ADV/Jhons/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *