banner 700x256

Pasar Burung Buana Lestari Makin Ramai, Kini Ada 6 Stan Penjual Ikan Hias 

banner 120x600
banner 336x280

Bojonegoro.-NewsPATROLI.COM

Keberadaan Pasar Burung Buana Lestari makin banyak mengundang pengunjung. Selain pedagang burung, kini juga ada tambahan pedagang ikan hias yang menempati 6 stan. Letak stan ikan hias berada di sisi timur pedagang burung. 

Para pedagang ikan hias yang berjualan di Pasar Burung Buana Lestari merupakan anggota dari Asosiasi Pengolah dan Pemasar Ikan Bojonegoro. Selain berjualan ikan hias, mereka juga menyediakan kebutuhan lain seperti pakan ikan, aquarium, peralatan aquarium dan berbagai hiasan. 

Kepala Bidang Perikanan, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bojonegoro, Wiwik Sulistiyo, menjelaskan bahwa penjualan ikan hias di 6 stan akan diberikan tanggung jawab kepada 6 pedagang yang juga akan mengajak pedagang lainnya ikut bergabung.

Baca Juga: Langkah Mitigasi Pemkab Bojonegoro Bersihkan U-Ditch dan Trotoar secara Berkala 

Jika nanti makin ramai pengunjung, pihaknya akan meminta kepada Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Bojonegoro untuk penambahan stan lagi. “Apabila prospek penjualan ikan hias baik, kita akan koordinasikan dengan Disperindag untuk penambahan stan,” kata Wiwik saat dikonfirmasi Kamis (19/1/2023).

Wiwik menambahkan, pedagang ikan hias juga telah mulai berdagang mulai minggu lalu. Tetapi dagangan belum sepenuhnya dibawa karena stan masih dalam tahap penataan. “Masih menyiapkan tempat-tempat aquarium dan saluran airnya untuk ikan hias,” tambahnya. 

Baca Juga: Program RPL Pemkab Bojonegoro Investasi SDM Jangka Panjang

Jam operasional pedagang ikan hias mengikuti jam operasional Pasar Burung Buana Lestari yaitu buka setiap hari mulai pukul 10.00 WIB – 17.00 WIB.
Agar Warga Nyaman, Pemkab Bojonegoro Bersihkan U-Ditch dan Trotoar secara Berkala

Baca juga :  Kesenian Tradisional Sandur dan Campursari serta Wayang Thengul Warnai Malam Tahun Baru Warga Bojonegoro

Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Cipta Karya secara berkala memelihara u-ditch dan trotoar perkotaan. Tujuannya agar warga makin nyaman dan trotoar kota tetap tertata rapi.

Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum, Sarana dan Prasarana Dinas PKP Cipta Karya Sarifuddin, menjelaskan, pemeliharaan u-ditch dan trotoar menjadi bagian rutin untuk menjaga  kebersihan wilayah perkotaan. Selain itu juga sebagai langkah mitigasi bencana. 

Pemeliharaan terbagi dua wilayah. Di antaranya terpusat pada perkotaan dan Ibu Kota Kecamatan (IKK). Misalnya di daerah Kecamatan Sumberrejo atau Baureno. 

“Ini dilakukan oleh 13 orang setiap hari hingga selesai. Termasuk juga pengepelan trotoar juga dilakukan rutin karena ini bagian dari wajah perkotaan. Kami terus berupaya,” katanya Kamis (19/1/2023). 

Selain itu, secara berkala, pembatas jalan (kerb) juga dilakukan pengecatan pada waktu-waktu tertentu sesuai kebutuhan. Pembatas jalan (kerb) yaitu batas yang ditinggikan berupa bahan kaku dan keras, biasanya terbuat dari beton atau batu yang terletak di antara tepi luar badan jalan dan trotoar. Tujuannya mempercantik, memelihara, dan menjaga kawasan lingkungan. 

Pemeliharaan juga tidak hanya menjadi bagian tugas pemerintah, namun Pemkab juga mengajak seluruh pihak utamanya masyarakat untuk terlibat langsung. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *